ezyugtid6qi8rw6pyfel
Habib Rizieq melayat ke tempat Hasyim Muzadi. (Foto:Iqra Ardini/kumparan)

Penyidik Polda Metro Jaya tengah mengupayakan melakukan penjemputan paksa terhadap Imam besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab. Upaya tersebut akan ditempuh lantaran Rizieq mangkir saat akan diperiksa terkait kasus video Baladacintarizieq.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono mengatakan penyidik sudah dua kali melayangkan surat panggilan terhadap Rizieq. Namun surat panggilan tersebut tidak digubris Rizieq. Pihak FPI menyebut Rizieq sedang berada di luar negeri.
"Sudah kami layangkan surat panggilan yang kedua untuk diperiksa tanggal 10 Mei 2017, yang bersangkutan tidak hadir. Makanya nanti kalau sampai ke Indonesia akan segera kami bawa," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/5).


rpeguktqteokqxbtcxs5
Kombes Pol. Argo Yuwono. (Foto:Anggi Dwiky Dermawan/kumparan)

Argo mengatakan teknis penjemputan nanti sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik. Ia menyebut penyidik akan menyiapkan teknis dalam upaya tersebut, termasuk upaya pengamanan lantaran Rizieq mempunyai massa yang cukup besar.
Argo pun menegaskan tidak ada upaya kriminalisasi dalam kasus ini. "Tidak ada kriminalisasi, ada laporan kami lidik dan kami sidik. Kami kan sesuai profesional saja," ujar dia